Join Us on Facebook



Jumat, 04 Juli 2014

Film 'Soekarno : Indonesia Merdeka' (extended version)

Film yang mengangkat kisah sang proklamator tayang kembali dengan durasi yang lebih panjang (extended). Tercatat pemotongan sebanyak 20 menit di versi sebelumnya karena adanya berbagai pertimbangan dan ada beberapa adegan yang dituntut oleh Rachmawati Soekarno Putri agar tidak ditayangkan pada film Soekarno.

Namun setelah gugatan yang dimenangkan Multivision Plus, sang Sutradara Hanung Bramantyo berencana akan meluncurkan film Soekarno : Indonesia Merdeka (extended version). "Berdasarkan pertimbangan komersil, kalo lebih dari 2 jam shownya akan jadi sedikit. Karena dipaksa 2 jam 15 menit ada yang hilang dari film ini," ucap Hanung saat ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Adapun adegan-adegan yang dihilangkan pada film Soekarno sebelumnya ialah adegan-adegan percakapan Bung Karno dan beberapa scene ketika Bung Karno memberikan pidato menggeloranya di depan rakyat. Oleh karena itulah, Film Soekarno yang sebelumnya terkesan ada yang hilang. Dan karena pihak MultiVision memenangkan gugatan tersebut atas Rachmawati, sang sutradara mengaku lega karena di versi terbaru nanti dialog-dialog yang dhilangkan akan dimasukkan ke dalam alur cerita.

"Padahal, dengan dihilangkannya adegan dialog itu berdampak pada cerita film. Apalagi Bung Karno seorang yang dikenal dengan kemampuan berdiplomasi. Makanya ini yang ingin kami tonjolkan kembali," tandas Hanung.

Penayangan ulang film soekarno di jadwalkan hadir pada 14 Agustus 2014, Hanung menyatakan penayangan tanggal tersebut sebagai upaya menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar