Join Us on Facebook



Rabu, 22 Maret 2017

Film Power Rangers Terancam Dicekal, Pejabat Malaysia Protes Kembali


Masyarakat dan pejabat Malaysia setempat kembali menyoroti kinerja Badan Sensor Film Malaysia (LFP). Setelah memotong adegan dengan unsur gay pada film Beauty and The Beast minggu lalu, diduga LFP juga akan memotong adegan lesbian di film reboot Power Rangers.

Keputusan LFP tersebut menuai protes dari Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia, Nazri Aziz. Beliau kesal karena LFP terus-terusan berusaha memotong adegan yang mengandung unsur LGBTQ di sebuah film.

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (22/3/2017), “Aku benar-benar tertekan dengan apa yang terjadi pada badan sensor kita belakangan ini. Kita tak pernah menunjuk badan sensor sebagai pengawal moral kita,” kata Aziz kesal.

Sementara dikutip dari The Sun Daily, beliau sempat mengutarakan pendapat agar LFP bisa melabeli film superhero ini sebagai PG13. Dengan begitu anak-anak tetap dapat menonton dengan didampingi orangtua yang akan mengawasi mereka.

 Power Rangers sebagai film superhero pertama yang memakai karakter LGBTQ sebagai tokoh utama. Sutradara Power Rangers telah mengatakan jika Ranger Kuning, diceritakan ragu dengan seksualitasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar