Join Us on Facebook



Senin, 06 Maret 2017

Film Oz Bertemakan Horror Akan Diproduksi

Setelah Disney yang datang dengan Oz the Great and Powerful, dunia fantasi The Wizard of Oz rekaan novelis L. Frank Braum akan kembali diangkat ke layar lebar. New Line berencana memproduksi film bergenre horor berlatar Wizard of Oz.

New Line terkenal akan studio yang memproduksi deretan film horor sukses, diantara nya The Conjuring beserta sekuelnya, Spin-off Annable dan Lights Out. 

New Line akan memproduksi film ini berdasarkan naskah milik Mike Van Waes yang menawarkan cerita orisinil. Lantaran masih dalam tahap pengembangan, film ini  belum menemukan produser maupun sutradara yang pas.

Novel Wizard of Oz yang legendaris ini telah digunakan sebagai inspirasi untuk berbagai film, serial televisi hingga drama teater selama bertahun-tahun. Untuk film adaptasi, sebelumnya telah hadir The Wizard of Oz pada 1939 disusul Oz the Great and Powerful pada 2013. 

Terbit pada tahun 1900, novel Wizard of Oz mengisahkan gadis asal Kansas, Dorothy, yang terdampar di dunia ajaib bernama Land of Oz, pasca dirinya terhempas angin tornado. Setelah cukup lama berpetualang, Dorothy kemudian mendapati dirinya harus melawan Wicked Witch of the West demi menyelamatkan Land of Oz dari bahaya.

Jumat, 03 Maret 2017

5 Alasan Para Penggemar Film Wajib Nonton Film Logan

Akhirnya, Logan, sekuel ke tiga dari film spin-off X-Man Wolverine tayang lebih awal di Indonesia. Tak bisa dipungkiri jika banyak yang menunggu film LOGAN. Sebenarnya, apa sih yang membuat film ini wajib ditonton?

1. Film terakhir dari sang aktor, Hugh Jackman


Seperti yang dikatakan oleh sang sutradara James Mangold, LOGAN akan menampilkan karakter Wolverine yang tua dan rapuh. Dengan ringkihnya sang mutan senior ini, akankah Logan akan mati dalam akhir film ini?

2. Sekuel dari X-Man Wolverine ini akan lebih menekankan drama 


Memiliki alur cerita dan nuansa drama yang kental akan membuat film ini berbeda dari sekedar film action biasa.

3. Memicu adrenalin, Logan menyajikan aksi yang lebih brutal


Meski kental akan drama, tak serta merta membuat film ini miskin aksi. Rating R yang dijanjikan Hugh Jackman membuat film ini dengan gamblang menyajikan darah dan daging segar khas Deadpool, serta umpatan-umpatan kasar ala Logan. Penonton pun akan dibuat puas dengan aksi duet brutal antara Logan dan Laura.

4. Cerita yang lebih mendalam dengan durasi yang lebih panjang


Memiliki durasi 2 jam 21 menit yang di dalamnya akan menyuguhkan jalan cerita yang runut, unik, dramatis, dan memikat. Sutradara James Mangold sangat berhasil dalam menyajikan film yang padat dan menarik.

5. Aksi para pemain Logan yang keren banget!


Logan benar-benar pantas menjadi eksekutor saga Wolverine. Cerita yang tidak tumpul serta aksi yang sesuai porsi membuatnya menjadi standar baru bagi film superhero.

Selasa, 28 Februari 2017

Film Galih Dan Ratna Dihiasi Wajah Baru

Galih dan Ratna, merupakan judul baru baru Film Gita Cinta Dari SMA yang jaya di era 1980an. Film ini akhirnya diproduksi kembali setelah hampir 39 tahun masa penayangannya. Lucky Kuswandi selaku sutradara menghadirkan wajah wajah baru yang lewat casting yang cukup panjang dan lama.

Sang pemeran Galih, Refal Hadi, mengaku film Galih dan Ratna merupakan debutnya sebagai aktor. Wajah baru lainnya seperti Stella Lee yang berperan sebagai Erlin teman sekelas Ratna dan beberapa teman lainnya juga merupakan wajah fresh di dunia perfilman Indonesia.

Film Galih dan Ratna akan mulai masa penayangannya pada tanggal 9 Maret 2017 mendatang.

Sabtu, 25 Februari 2017

Tak Disangka Salawaku Raih Banyak Penghargaan

Salawaku, produksi film yang dibuat oleh 2 anak muda berbakat, Ray Zulham dan Michael Julius mampu meraih penghargaan dalam Festival Film Indonesia (FFi) 2016. Tak hanya dalam negeri, di luar negeripun film ini mendapat penghargaan di ajang internasional, Tokyo Internasional Film Festival (TIFF) 2016.

Niat awal Ray Zulham dan Michael Julius hanya untuk mengangkat potensi keindahan Indonesia, tanpa harus syuting di luar negri.Namun, tak di sangka film garapan mereka mendapat banyak penghargaan.


Pulau Seram, Ambon menjadi pilihan mereka untuk dijadikan tempat syuting. Butuhn berbulan-bulan untuk meriset lokasi syuting film Salawaku.

Film Salawaku dibintangi oleh Karina Salim, Raihaanun, JFlow, Shafira Umm, Elko Kastanya. Dengan menghadirkan keindahan alam Indonesia bagian Timur.

Menceritakan perjalanan dua manusia yaitu Salawaku dan Saras yang berbeda usia, berbeda kepentingan dan berbeda sifat. Muncul Kawanua, kakak angkat Salawaku yang menyusul Salawaku. Salawaku menerima Kawanua dalam perjalanan mereka karena percaya pada lelaki tersebut. Kebaikan Kawanua membutakan mata Saras dan Salawaku. Saras perlahan melupakan patah hatinya dan mengalihkan rasanya pada Kawanua. Hingga di satu titik Salawaku menyadari mereka menjauhi Piru, kota dimana kabarnya kakak Salawaku yaitu Binaiya berada. Berbagai konflik dan drama menyertai kisah perjalanan mereka sebelum bertemu Binaiya. Dua sosok itu kini melangkah menjauh sebagai dua manusia yang tidak lagi sama.

Kamis, 23 Februari 2017

Di Indonesia, Tujuh Film Ini Dilarang Peredarannya

Banyak film mancanegara atau bahkan film Indonesia sendiri tidak berhasil lulus sensor dan berakhir dilarang untuk ditayangkan di perfilman Indonesia. Alasan nya karena terlalu vulgar maupun SARA. Penasaran apa saja film yang dilarang beredar? Berikut diantaranya7 film larang edar di perfilman Indonesia.

1. Fifty Shades of Grey (2015)

Fifty Shades of Grey adalah film besutan Hollywood yang diadaptasi dari novel karangan penulis Inggris, E. L. James. Mengisahkan tentang hubungan percintaan antara seorang mahasiswi sekaligus pekerja paruh-waktu bernama Anastasia Steele dengan seorang pebisnis muda bernama Christian Grey. Tidak sesuai dengan kriteria sensor LSF (Lembaga Sensor Film) karena mengandung adegan intim yang berlebihan dan terkesan sadis, film ini larang edar di Indonesia, begitupun juga Malaysia.

2. Noah (2014)

Film berbau agama memang rentan mengundang kontroversi. Begitupun dengan film berjudul Noah  yang disutradarai oleh Darren Aronofsky serta diskenarioi oleh Aronofsky dan John Logan. Dibintangi oleh Russell Crowe, Jennifer Connelly, Douglas Booth, Logan Lerman, Emma Watson dan Ray Winstone, mengapa fil ini dilarang di beberapa negara? Alasannya antara lain karena tidak sejalan dengan agama yang benar, khususnya agama yang di anut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

3. Irreversible (2002)

Film arahan Gaspar Noe yang dirilis tahun 2002 ini juga tidak akan pernah anda temui di bioskop di Indonesia. Menjadi pembicaraan lewat salah satu adegannya yang bikin merinding,  memuat adegan
pemerkosaan paling brutal dan sadis. Monica Belucci, yang menjadi aktris utama dianiaya hingga tak berdaya.

4. True Lies (1994)


Dibintangi oleh seorang aktor laga, Arnold Schwarzenegger dimana memuat berbagai adegan menarik dengan efek serta aksi yang memukau berdurasi 141 Menit. Namun, film ini dituduh sebagai
film yang melecehkan agama Islam, sebab True Lies membawa isu SARA yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahfahaman tentang Arab ang diidentik dengan Islam dan teroris. Pemahaman ini yang kemudian membuat LSF melarang pemutarannya di seluruh Indonesia.

5. The Year of Living Dangerously (1982)


Aslinya, film ini diangkat dari novel berjudul sama karangan C.J. Koch.  Disutradarai oleh Peter Weir ini mengangkat cerita tentang situasi politik di Indonesia pada tahun 1965, tepatnya menjelang peristiwa G30/S.  Lantaran menggarap isu sensitif itu, Weir tak diberi izin melakukan syuting di
Indonesia oleh Presiden Soeharto yang masih berkuasa kala itu. Meskipun akhirnya film ini berhasil dibuat, namun film ini dilarang tayang di Indonesia karena mengangkat kekacauan Indonesia di tahun 1960-an. Film tersebut dirilis dalam bentuk VCD original dan bahkan juga sempat ditayangkan di salah satu TV nasional di Indonesia.

6. Balibo Five


Balibo Five merupakan film lawas yang diangkat dari kisah nyata lima orang wartawan yang tewas secara misterius. Diambil dari sudut pandang mantan jurnalis senior Roger East, Balibo Five
merupakan salah satu film dilarang tayang di Indonesia. Pencekalan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran akan mengganggu keharmonisan hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia, Timor Leste, dan Australia.

7. Schindler’s List (1993)

Film karya Steven Spielberg bertajuk Schindler's List dilarang tayang di Indonesia. Film yang menceritakan peristiwa holocaust yang dilakukan oleh Nazi kepada orang-orang Yahudi di Jerman pada perang dunia II. Dinyatakan tak lulus sensor oleh Lembaga Sensor Indonesia (LSI) karena  di negara yang penduduknya mayoritas Muslim, mengangkat tema Yahudi adalah persoalan sensitif.