Join Us on Facebook



Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 April 2017

The Boss Baby Mampu "Menggeser" Film Live-Action Disney, Beauty and The Beast


Setelah menduduki peringkat pertama di box office Amerika, akhirnya film live-action Disney, Beauty and The Beast, harus rela menyerahkan puncak box office kepada The Boss Baby.

The Boss Baby memimpin dengan pendapatan mencapai 49 juta Dolar di pekan pertama yang dilansir dari Box Office Mojo, Senin (3/4/2017). Hanya unggul tipis dari Beauty and The Beast yang mengumpulkan 47,5 juta Dollar.

Kepala distribusi 20th Fox Century, Chris Aronson mengungkapkan bahwa animasi yang dihasilkan oleh The Boss Baby sangat bagus sehingga bisa memenangkan puncak box office. Film ini berhasil mencuri perhatian para pecinta film, khususnya animasi meskipun sempat mendapat kritik pedas dari para kritikus.

“Aku sendiri masih syok, gambarnya bekerja dengan baik karena ini merupakan konsep yang bagus dan memiliki Alec Baldwin, yang dikenal dengan suara bagusnya, mengisi suara si bayi adalah ide genius,” papar Chris Aronson yang dikutip dari Variety.

Selain The Boss Baby, ada juga Ghost in the Shell yang berada di peringkat tiga dan The Zookeeper’s Wife di posisi 10. Film-film tersebut merupakan film baru yang berhasil masuk ke daftar top 10.

Berikut list 10 besar box office Amerika edisi 31 Maret-2April 2017 :

1. The Boss Baby – USD49 juta

2. Beauty and the Beast – 47,5 juta

3. Ghost in the Shell – USD19 juta

4. Power Rangers – USD14,5 juta

5. Kong: Skull Island – USD8,8 juta

6. Logan – USD6,2 juta

7. Get Out – USD5,8 juta

8. Life (2017) – USD5,6 juta

9. ChiPs – USD4,05 juta

10. The Zookeeper’s Wife – USD3,3 juta


Rabu, 15 Maret 2017

Trailer : Gru Memiliki Kembaran Di Despicable Me 3

Illumination akan segera merilis cerita terbaru dalam film ke tiga Despicable Me setelah mengangkat kisah kehidupan dari para Monions.
Dalam trailer terbaru, iIllumination akan menyajikan cerita terbaru dalam film ketiga Despicable Me. Berbeda dengan film sebelumnya yang mengangkat kisah kehidupan dari para Minions, kali ini akan menyuguhkan cerita tentang Gru yang memiliki seorang kembaran.

Kembaran tersebut bernama Dru yang di desain sebagai sosok penyuka warna putih, berbeda dengan Gru yang identik dengan warna gelap. Dru juga terlihat memiliki rambut panjang, sedangkan Gru memilih untuk tidak menumbuhkan rambut nya. Kedua karakter ini akan diisi suaranya oleh orang yang sama, Seteve Carell.

Gru yang sudah tobat hidup di dunia kelam, kembali diajak masuk oleh Dru melakukan kejahatan. Perasaan tidak enak jika menolak timbul karena Gru dan Dru sudah lama tak pernah bertemu. Hal ini lah yang memacu konflik di antara mereka.

Trailer film ini juga di menampilkan tingkah laku para Minions yang konyol.  Mereka seolah memberikan dukungan agar Gru kembali ke dunia hitam.

Penasaran? Tunggu penayangan perdana Despicable Me 3 di bioskop kesayangan Anda pada tanggal 30 Juni 2017.

Selasa, 28 Februari 2017

Film Galih Dan Ratna Dihiasi Wajah Baru

Galih dan Ratna, merupakan judul baru baru Film Gita Cinta Dari SMA yang jaya di era 1980an. Film ini akhirnya diproduksi kembali setelah hampir 39 tahun masa penayangannya. Lucky Kuswandi selaku sutradara menghadirkan wajah wajah baru yang lewat casting yang cukup panjang dan lama.

Sang pemeran Galih, Refal Hadi, mengaku film Galih dan Ratna merupakan debutnya sebagai aktor. Wajah baru lainnya seperti Stella Lee yang berperan sebagai Erlin teman sekelas Ratna dan beberapa teman lainnya juga merupakan wajah fresh di dunia perfilman Indonesia.

Film Galih dan Ratna akan mulai masa penayangannya pada tanggal 9 Maret 2017 mendatang.

Sabtu, 25 Februari 2017

Tak Disangka Salawaku Raih Banyak Penghargaan

Salawaku, produksi film yang dibuat oleh 2 anak muda berbakat, Ray Zulham dan Michael Julius mampu meraih penghargaan dalam Festival Film Indonesia (FFi) 2016. Tak hanya dalam negeri, di luar negeripun film ini mendapat penghargaan di ajang internasional, Tokyo Internasional Film Festival (TIFF) 2016.

Niat awal Ray Zulham dan Michael Julius hanya untuk mengangkat potensi keindahan Indonesia, tanpa harus syuting di luar negri.Namun, tak di sangka film garapan mereka mendapat banyak penghargaan.


Pulau Seram, Ambon menjadi pilihan mereka untuk dijadikan tempat syuting. Butuhn berbulan-bulan untuk meriset lokasi syuting film Salawaku.

Film Salawaku dibintangi oleh Karina Salim, Raihaanun, JFlow, Shafira Umm, Elko Kastanya. Dengan menghadirkan keindahan alam Indonesia bagian Timur.

Menceritakan perjalanan dua manusia yaitu Salawaku dan Saras yang berbeda usia, berbeda kepentingan dan berbeda sifat. Muncul Kawanua, kakak angkat Salawaku yang menyusul Salawaku. Salawaku menerima Kawanua dalam perjalanan mereka karena percaya pada lelaki tersebut. Kebaikan Kawanua membutakan mata Saras dan Salawaku. Saras perlahan melupakan patah hatinya dan mengalihkan rasanya pada Kawanua. Hingga di satu titik Salawaku menyadari mereka menjauhi Piru, kota dimana kabarnya kakak Salawaku yaitu Binaiya berada. Berbagai konflik dan drama menyertai kisah perjalanan mereka sebelum bertemu Binaiya. Dua sosok itu kini melangkah menjauh sebagai dua manusia yang tidak lagi sama.

Kamis, 23 Februari 2017

Di Indonesia, Tujuh Film Ini Dilarang Peredarannya

Banyak film mancanegara atau bahkan film Indonesia sendiri tidak berhasil lulus sensor dan berakhir dilarang untuk ditayangkan di perfilman Indonesia. Alasan nya karena terlalu vulgar maupun SARA. Penasaran apa saja film yang dilarang beredar? Berikut diantaranya7 film larang edar di perfilman Indonesia.

1. Fifty Shades of Grey (2015)

Fifty Shades of Grey adalah film besutan Hollywood yang diadaptasi dari novel karangan penulis Inggris, E. L. James. Mengisahkan tentang hubungan percintaan antara seorang mahasiswi sekaligus pekerja paruh-waktu bernama Anastasia Steele dengan seorang pebisnis muda bernama Christian Grey. Tidak sesuai dengan kriteria sensor LSF (Lembaga Sensor Film) karena mengandung adegan intim yang berlebihan dan terkesan sadis, film ini larang edar di Indonesia, begitupun juga Malaysia.

2. Noah (2014)

Film berbau agama memang rentan mengundang kontroversi. Begitupun dengan film berjudul Noah  yang disutradarai oleh Darren Aronofsky serta diskenarioi oleh Aronofsky dan John Logan. Dibintangi oleh Russell Crowe, Jennifer Connelly, Douglas Booth, Logan Lerman, Emma Watson dan Ray Winstone, mengapa fil ini dilarang di beberapa negara? Alasannya antara lain karena tidak sejalan dengan agama yang benar, khususnya agama yang di anut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

3. Irreversible (2002)

Film arahan Gaspar Noe yang dirilis tahun 2002 ini juga tidak akan pernah anda temui di bioskop di Indonesia. Menjadi pembicaraan lewat salah satu adegannya yang bikin merinding,  memuat adegan
pemerkosaan paling brutal dan sadis. Monica Belucci, yang menjadi aktris utama dianiaya hingga tak berdaya.

4. True Lies (1994)


Dibintangi oleh seorang aktor laga, Arnold Schwarzenegger dimana memuat berbagai adegan menarik dengan efek serta aksi yang memukau berdurasi 141 Menit. Namun, film ini dituduh sebagai
film yang melecehkan agama Islam, sebab True Lies membawa isu SARA yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahfahaman tentang Arab ang diidentik dengan Islam dan teroris. Pemahaman ini yang kemudian membuat LSF melarang pemutarannya di seluruh Indonesia.

5. The Year of Living Dangerously (1982)


Aslinya, film ini diangkat dari novel berjudul sama karangan C.J. Koch.  Disutradarai oleh Peter Weir ini mengangkat cerita tentang situasi politik di Indonesia pada tahun 1965, tepatnya menjelang peristiwa G30/S.  Lantaran menggarap isu sensitif itu, Weir tak diberi izin melakukan syuting di
Indonesia oleh Presiden Soeharto yang masih berkuasa kala itu. Meskipun akhirnya film ini berhasil dibuat, namun film ini dilarang tayang di Indonesia karena mengangkat kekacauan Indonesia di tahun 1960-an. Film tersebut dirilis dalam bentuk VCD original dan bahkan juga sempat ditayangkan di salah satu TV nasional di Indonesia.

6. Balibo Five


Balibo Five merupakan film lawas yang diangkat dari kisah nyata lima orang wartawan yang tewas secara misterius. Diambil dari sudut pandang mantan jurnalis senior Roger East, Balibo Five
merupakan salah satu film dilarang tayang di Indonesia. Pencekalan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran akan mengganggu keharmonisan hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia, Timor Leste, dan Australia.

7. Schindler’s List (1993)

Film karya Steven Spielberg bertajuk Schindler's List dilarang tayang di Indonesia. Film yang menceritakan peristiwa holocaust yang dilakukan oleh Nazi kepada orang-orang Yahudi di Jerman pada perang dunia II. Dinyatakan tak lulus sensor oleh Lembaga Sensor Indonesia (LSI) karena  di negara yang penduduknya mayoritas Muslim, mengangkat tema Yahudi adalah persoalan sensitif.